motivation concept with business elements and related keywords

Pentingnya Study Kelayakan Bisnis Bagi Perusahaan

Setiap orang yang punya keinginan untuk membuka usaha tentunya mengharapkan keuntungan (profit). Selain itu, yang tidak kalah penting adalah pemikiran seberapa lama pengembalian dana yang ditanam di proyek tersebut agar lekas balik modal. Itu artinya, sebelum usaha dijalankan, maka lebih dahulu perlu menghitung apakah usaha yang akan dijalankan akan benar-benar dapat mengembalikan uang yang telah dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu dan bisa memberikan keuntungan financial tentu saja. Segalanya diperhitungkan terlebih dahulu untuk menghindari kegagalan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan sebuah studi sebelumnya. Studi yang dimaksud biasa dikenal yaitu studi kelayakan bisnis.

Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dialankan. Mempelajari secara mendalam di sini maksudnya ialah meneliti secara sungguh-sungguh data dan informasi yanga da, kemudian diukur, dihitung, dan dianalisi hasil penelitian tersebut dengan metode-metode tertentu untuk menentukan apakah usaha yang akan dijalankan akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Layak yang dimaksud tidak hanya bagi perusahaan yang menjalankannya, tetapi juga bagi investor, kreditur, pemerintah, dan masyarakat luas.

Aspek-aspek yang dinilai dalam studi kelayakan bisnis sebagai berikut :

  • Aspek hukum : meneliti kelengkapan, kesempurnaan, dan keaslian dari dokumen yang dimiliki mulai dari badan usaha, izin-izinnya, hingga dokumen pelengkap lainnya.
  • Aspek pasar dan pemasaran : meneliti seberapa besar pasar yang akan dimasuki dan seberapa besar keamampuan perusahaan untuk menguasai pasar tersebut, serta bagaimana strategi yang akan diambil untuk memenangkan pasar.
  • Aspek keuangan : menilai kemampuan perusahaan dalam memperoleh pendapatan dan besarnya biaya yang dikeluarkan, serta bisa melihat seberapa lama modal akan kembali.
  • Aspek manajemen dan organisasi : untuk mengukur kesiapan dan kemampuan sumber daya manusia yang akan menjalankan usaha tersebut dan mencari bentuk organisasi yang tepat untuk usaha yang akan dijalankan.
  • Aspek teknis atau produksi : menentukan lokasi, layout, gedung, ruangan, dan teknologi yang akan dipakai.
  • Aspek ekonomi social : menilai manfaat ekonomi dan social dengan dijalankannya bisnis tersebut bagi masyarakat. Dampak ekonomi misalnya peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,s edangkan dampak social misalnya tersedianya sarana dan prasarana seperti penerangan, jalan, air, tempat ibadah dan lain sebagainya.
  • Aspek dampak lingkungan : menilai dampak lingkungan yang ditimbulkan nantinya baik lingkungan yang ada di darat, air maupun udara apabila bisnis telah dijalankan. Selain itu, mampu pula untuk mempersiapkan metode seperti apa yang akan diambil sebagai langkah penanggulannya.

Studi kelayakan bisnis hendaknya dilakukan mengikuti prosedur yang berlaku, yaitu mulai dengan beberapa tahapan yang telah ditentukan. Tahapan tersebut dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan keakuratan dalam penilaian studi kelayakan itu sendiri. Adapun tahapan-tahapannya sebagai berikut:

  • Pengumpulan data dan informasi, baik secara kualitatif maupun kuantitatif
  • Melakukan pengolahan data
  • Analisis data
  • Pengambilan Keputusan, layak atau tidak layak bisnis dijalankan.
  • Memberikan rekomendasi kepada pihak tertentu terhadap laporan studi yang telah disusun

Untuk lebih meyakinkan Anda, berikut kami paparkan pentingnya studi kelayakan bisnis bagi perusahaan/usaha/bisnis yang akan dijalankan.

  • Menghindari resiko kerugian yang tidak diinginkan, baik resiko yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan. Misalnya ketidakstabilan tingkat suku bunga perbankan yang akan berdampak pada sector riil, terutama dalam hal penyediaan dana.
  • Memudahkan perencanaan seperti pendanaan yang diperlukan, kapan usaha akan dijalankan, dimana lokasi akan dibangun, siapa yang akan melaksanakannya, bagaimana cara menjalankannya, berapa besar keuntungan yang diperoleh, dan bahgaimana mengawasinya jika terjadi penyimpangan. Perencanaan ini disusun mulai dari usaha dijalankan sampai waktu tertentu yang diinginkan.
  • Memudahkan pelaksanaan pekerjaan karena para pelaksana telah memiliki pedoman yang harus dikerjakan. Pengerjaan usaha dilakukan secara sistematik sesuai rencana yang sudah disusun, sehingga bisa tepat sasaran yang sudah direncanakan.
  • Memudahkan pengawasan terhadap jalannya usaha agar tidak melenceng dari rencana yang telah disusun.
  • Memudahkan pengendalian. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan, setelah dilakukan pengawasan ternyata ada penyimpangan, maka akan mudah terdeteksi dan mampu mengembalikan pelaksanaan pekerjaan yang melenceng sesuai dengan tempatnya.

Studi kelayakan bisnis dilakukan untuk mengidentifikasi masalah di masa mendatang, sehingga dapat meminimalkan kemungkinan melesetnya hasil yang ingin dicapai. Dengan kata lain, studi kelayakan bisnis mampu memperhitungkan hal-hal yang dapat menghambat atau bahkan peluang apa saja yang akan timbul. Jadi, dengan adanya studi kelayakan bisnis minimal dapat memberikan pedoman dan arahan pada usaha yang akan dijalankan nantinya.

Baca juga artikel terkait:

Tahapan-tahapan dalam membuat studi kelayakan bisnis

Mengenal lebih jauh tentang studi kelayakan bisnis

Mengapa kita perlu melakukan studi kelayakan bisnis?

 

Read More
admin Januari 15, 2019 3 Comments

Mengenal Lebih Jauh Tentang Studi Kelayakan Bisnis

Selama ini apakah Anda benar-benar memahami apa itu studi kelayakan bisnis? Bagi Anda yang sedang menjalankan sebuah bisnis, tentu sangat wajib memahami tentang hal ini. Di saat Anda hendak membangun sebuah bisnis, biasanya akan ada beberapa hal yang harus dipikirkan. Terkadang mungkin malah membuat Anda ragu. Mulai dari perencanaan produk atau jasa yang ingin dijual, mempersiapkan bahan baku, hingga merancang perencanaan untuk pemasaran. Atau yang paling sering mengganjal ialah perihal keuntungan bisnis yang belum jelas akan seperti apa di masa mendatang.

Apabila Anda merasakan hal-hal tersebut, sebenarnya tidak perlu khawatir. Beberapa hal tersebut lumrah dirasakan oleh pebisnis. Namun bagaimana untuk mengatasinya? Nah, Anda memerlukan sebuah penelitian yang ditinjau dari berbagai aspek. Penelitian ini dibuat guna mengetahui kelayakan sebuah bisnis. Biasanya penelitian seperti pada bisnis sering disebut sebagai studi kelayakan bisnis.

Lalu apa sesungguhnya pengertian tentang studi kelayakan bisnis? Sebenarnya studi kelayakan bisnis adalah studi yang memiliki tujuan untuk mengevaluasi sebuah bisnis, apakah tindakan bisnis yang telah dilakukan sudah masuk akal jika dilihat dari segi ekonomi atau operasional. Biasanya akan ada pertanyaan yang sering ditanyakan, “Apakah kita harus melanjutkan dengan rencana tindakan yang lebih spesifik apabila dibandingkan dengan sekarang?”. Tak hanya itu saja, biasanya studi kelayakan bisnis juga dibuat agar pebisnis memahami risiko dengan lebih baik, kemudian bisa mempersiapkan penanganannya.

Apabila Anda berpikir bahwa studi kelayakan bisnis itu mirip dengan perencanaan bisnis atau business plan, tentu Anda salah. Biasanya perencanaan bisnis akan menyediakan sebuah fungsi perencanaan, kemudian mendefinisikan tindakan-tindakan yang perlu untuk diwujudkan pada gagasan bisnis Anda tersebut. Sehingga studi kelayakan bisnis biasanya hanya memberikan penyelidikan tentang fungsi tertentu saja, sehingga apakah hal tersebut layak untuk dilakukan atau tidak.

Namun sebenarnya antara perencanaan bisnis dengan studi kelayakan bisnis perlu dilakukan secara bersamaan sebelum mendirikan sebuah bisnis. Namun kebanyakan pebisnis menjalankan perencanaan bisnis setelah studi kelayakan bisnis diuji. Atau dalam kata lain, bisnis tersebut memang sudah benar-benar dianggap layak dijalankan, baru perencanaan bisnis dibuat.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk melakukan studi kelayakan bisnis? Biasanya hal ini dilakukan pada saat seorang pebisnis harus membuat keputusan penting yang berhubungan dengan lanjut atau tidaknya bisnis mereka. Biasanya setiap keputusan tentu didasari oleh beberapa hal atau kondisi yang bervariasi. Namun secara umum, studi kelayakan bisnsi akan dilakukan bagi mereka yang sedang berencana meluncurkan sebuah bisnis baru.

Bisa dibilang bahwa sebuah studi kelayakan bisnis dapat menjadi inti dari sebuah bisnis yang baru. Mengapa demikian? Karena hal tersebut dapat membantu pebisnis untuk memiliki sikap peka pada beberapa risiko yang mungkin akan muncul di masa mendatang. Pada dasarnya, studi kelayakan bisnis dapat menjadi inti dari sebuah bisnis yang baru karena dapat membantu pebisnis untuk peka terhadap risiko-risiko yang mungkin dapat muncul di masa mendatang. Namun secara garis besar dapat disimpulkan bahwa studi kelayakan bisnsi merupakan alat yang sempurna untuk memberikan penilaian sebuah situs yang berefek pada kepentingan ekonomi atau operasional.

Jika berbicara mengenai apa isi dari studi kelayakan sebuah bisnis. Anda perlu memahami bahwa ada beberapa elemen yang harus ada pada studi kelayakan bisnis, antara lain elemen hukum, elemen pasar dan pemasaran, elemen teknis dan teknologi, elemen manajemen, dan elemen keuangan. Semuanya harus selaras. Topik ini akan dibahas lebih mendalam pada artikel selanjutnya.

Bagaimana, sejauh ini apakah Anda sudah memahami apa itu studi kelayakan bisnis? Setiap bisnis tentu membutuhkan hal ini sebagai tolak ukur apakah bisnsi tersebut layak diperjuangkan atau tidak.

Read More
admin Januari 11, 2019 1 Comment

Kiat Melakukan Analisa dan Penelitian Pasar

Setelah Anda yakin bahwa Anda memiliki ide kerja yang potensial, Anda perlu untuk mempelajari sebanyak yang Anda mampu mengenai kondisi pasar terkini mengenai produk dan jasa Anda, perubahannya, dan bagaimana Anda dapat masuk ke dalamnya. Anda telah melakukan survei awal Anda mengenai pasar, namun sekarang Anda perlu untuk menyelami lebih dalam lagi.

Jika Anda berharap untuk menjual selai Anda, pergi keluar dan bicara kepada penjual dan pemilik toko mengenai di mana mereka mendapatkan barang dagangan mereka dan berapa banyak yang dihasilkan dari bisnis tersebut bagi mereka. Sebagai contoh, lihat apakah penjual di pasar tani bersedia membicarakan pengalaman mereka apakah mereka mampu mengerjakan sepenuh waktu menjual barang-barang mereka, atau hanya sekedar hobi atau bisnis sampingan?

Mungkin Anda menemui sejumlah toko lokal yang bersedia menjual barang produk lokal; Anda tentunya ingin mempelajari apa barang yang paling diminati, atau jika mereka mengalami penurunan penjualan barang tertentu pada suatu periode waktu tertentu dalam satu tahun. Sebagai contoh, For example, do they see spikes in sales around the holidays, but a big drop-off in January? Anda ingin mencari tahu seberapa stabil penjualan Anda.

Anda harus mampu menemukan data informasi yang lebih mendetil mengenai permintaan produk atau jasa Anda dengan mempelajari Sensus Ekonomi pemerintah, yang biasanya dilakukan lima tahun sekali. Pemilik bisnis ditanya mengenai penjualan mereka, jumlah pekerja, pengeluaran bisnis dan jenis produk, dan hal lainnya. Anda dapat menemukan data Sensus Ekonomi terkini secara online, dan menyesuaikan pencarian Anda untuk mempelajari sebanyak mungkin mengenai area bisnis Anda, pasarnya, dan komunitas Anda secara khusus.

Cara terbaik bagi Anda untuk mempelajari sebanyak mungkin mengenai keinginan dan kebutuhan pelanggan potensial Anda adalah dengan mewawancarai mereka dan menanyai mereka pertanyaan yang spesifik. Sebagai contoh, lihat apakah pelanggan di pasar tani mau mengisi survei atau diwawancarai tentang kebiasaan belanja dan minat mereka, mungkin sebagai gantinya Anda dapat memberikan contoh gratis dari produk Anda.

Selain mewawancarai orang secara langsung, Anda juga dapat menjangkau orang yang Anda kira akan membeli atau diuntungkan dari ide Anda dengan menyurati mereka dengan survei untuk mereka isi. Jika Anda melakukan ini, pastikan sudah termasuk pos amplop balasan yang sudah dibayar sebelumnya agar mereka dapat mengirim balik hasil survei kepada Anda.

Tergantung pelanggan Anda, Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dengan melakukan survei melalui telepon atau email. Anda juga dapat mengarahkan orang ke situs survei dengan menggunakan sosial media seperti Twitter atau Facebook.

Pastikan apapun metode yang Anda pilih untuk mempelajari kebutuhan dan keinginan pelanggan, Anda mengambil waktu untuk membuatnya secara mendetil, pertanyaan spesifik untuk survei Anda. Sebagai contoh, jika Anda ingin menjual selai Anda, pastikan untuk menanyakan siapa yang membeli selai untuk orang di rumah, dan untuk siapa itu dibeli (apakah untuk anak mereka, sebagai contoh?).Tanyakan apa rasa favorit mereka, apakah ada rasa lain yang ingin mereka coba ma,um tidak dapat ditemukan, dan berapa uang yang mereka bersedia untuk dikeluarkan. Tanyakan juga mereka apa yang mereka sukai dari merk mereka sekarang: warna, konsistensi, perusahaan yang membuatnya, dan lain sebagainya.

Penting juga bagi Anda untuk mengetahui seberapa banyak bagian pangsa pasar yang penyaing Anda miliki, dan berapa lama mereka bertahan di posisi. Ini akan memberitahukan Anda apakah secara realistis Anda mampu memiliki bagian yang siknifikan dari pasar tersebut.

Sebagai contoh, jika anda menemukan kalau perusahaan lokal mendominasi pasar selai dan hasil dari wawancara anda menunjukkan kalau pembli sangat loyal pada merek, Anda bisa berpindah ke ide Anda selanjutnya. Jika Anda belum melakukannya, pastikan untuk menggunakan informasi terkini dari Sensus Ekonomi.

Setelah Anda mengerti bagaimana kompetitor Anda masuk ke dalam pasar, Anda harus memperkirakan bagaimana Anda juga dapat masuk. Anda ingin agar hasil dari studi kelayakan Anda keluar, dengan data angka dan persentase yang sespesifik mungkin, bagaimana Anda masuk dan bagaimana Anda akan bertumbuh untuk waktu ke depannya. Sebagai contoh, apakah Anda mampu melayani 10% dari orang yang terindikasi bahwa mereka lebih menyukai selai organik? Apakah hal ini akan mempengaruhi berapa banyak selai yang akan Anda produksi?

http://www.grapadinews.co.id

Read More
admin Desember 23, 2018 0 Comments

Mengapa Kita Perlu Melakukan Studi Kelayakan Bisnis?

Apakah Anda mempunyai ide untuk sebuah produk baru? Mungkin selai apel buatan rumah Anda terkenal di lingkungan teman dan keluarga Anda dan Anda berpikir untuk menjadikan hobi Anda sebagai bisnis. Atau mungkin Anda ingin memulai jasa menjaga anak namun tidak yakin apakah permintaan di lingkungan Anda cukup tinggi agar proyek ini pantas untuk waktu dan usaha yang dikeluarkan. Atau mungkin Anda bekerja di pemerintahan lokal dan ditugaskan untuk mengawasi pembangunan sebuah taman baru, namun tidak yakin bagaimana memulai penelitian Anda. Dalam semua kasus ini, Anda akan diuntungkan dengan melakukan studi kelayakan.

Sederhananya, studi kelayakan adalah sebuah proses ketika Anda menguji keberlangsungan sebuah ide: apakah akan berhasil? Meskipun pertanyaan spesifik yang Anda harus tanyakan akan beragam tergantung sifat proyek atau ide Anda, ada beberapa langkah dasar yang dapat diterapkan ke semua studi kelayakan. Bacalah lebih lanjut untuk mempelajari langkah-langkah dasar.

Lakukan analisa pendahuluan

Terdengar janggal untuk mengatakan bahwa Anda perlu melakukan studi kelayakan pendahuluan untuk mengetahui apakah Anda perlu untuk melakukan studi kelayakan, namun itu benar! Sedikit penelitian awal akan membantu Anda memutuskan apakah Anda perlu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut secara menyeluruh. Kita akan menjelaskan lebih lanjut di langkah-langkah berikut.

Pertimbangkan pilihan Anda

Melakukan studi kelayakan yang menyeluruh adalah proses yang memakan banyak waktu dan terkadang cukup mahal. Maka, Anda ingin untuk mencoba untuk menghemat waktu dan uang Anda untuk menyelidiki ide Anda yang paling menjanjikan.

Jika Anda berpikir untuk membuat selai menjadi sebuah bisnis, sebagai contoh, Anda harus mengenali kemungkinan alternatif yang lain untuk usaha ini sebelum Anda memutuskan untuk melakukan studi kelayakan secara menyeluruh. Sebagai contoh, apakah Anda sudah mempertimbangkan hanya menjual apel di pasar?

Mulai untuk memperkirakan tuntutan dari ide Anda

Teman-teman dan keluarga Anda mungkin semuanya senang menerima selai yang Anda buat dan berikan sebagai hadiah, tetapi seberapa sukanya mereka terhadap produk Anda, ada kelayakan konsumen secara umum tidak rela mengeluarkan uang lebih untuk produk organik rumahan.

  • Sebelum Anda memutuskan untuk menginvestasikan waktu dan uang untuk studi kelayakan lengkap, Anda perlu secara realistis menilai apakah ada atau tidak keperluan atau permintaan akan ide Anda. Jika ada, maka Anda dapat melanjutkan untuk mempelajari ide tersebut lebih mendalam. Jika tidak, maka Anda dapat pindah ke ide Anda berikutnya.
  • Jika Anda ingin menjual secara lokal, kunjungi toko-toko dan survei rak barang mereka: jika mereka tidak mempunyai rak untuk menampilkan selai organik atau produk rumahan, ini bisa berarti bahwa tidak ada permintaan untuk produk tersebut. Sama halnya, jika tidak ada atau sangat sedikit penjual pada pasar petani menawarkan produk selai, ini dapat dikarenakan pembeli tidak berminat.
  • Jika Anda ingin menjual secara online, Anda dapat membuat kata kunci pencarian untuk produk Anda dan memperhatikan huruf awal yang keluar: jika sepertinya banyak orang melakukan bisnis dengan ramai dan cepat, ada kelayakan bahwa ada permintaan untuk produk Anda. Anda nantinya harus bertekad jika Anda ingin dapat bersaing.

Mulai memperkirakan untuk melakukan kompetisin

Mungkin Anda sudah yakin bahwa memang ada permintaan untuk ide atau jasa Anda. Tetapi, Anda juga perlu untuk mengetahui persaingan seperti apa yang akan Anda hadapi. Sebagai contoh, bahkan jika kota Anda memiliki pasar hasil pertanian yang aktif, jika ada sepuluh penjaja yang menjual selai buatan rumah, jeli dan makanan oles, Anda harus memikirkan apakah Anda mampu bersaing atau menawarkan kepada konsumen produk yang berbeda dan bernilai lebih.

Sama halnya, jika Anda ingin menjual secara online, Anda ingin mulai mencari tahu bagaimana orang menjual produk yang sama, atau jika ada merk yang memimpin yang menguasai pasar. Sanggupkah Anda bersaing? Mulai pikirkan cara agar Anda mampu meraih posisi pasar yang spesial

Pertimbangkan tantangan yang dihadapi

Sebelum Anda berpindah ke pelaksanaan studi kelayakan Anda, Anda harus memperhatikan apakah ada halangan yang tidak dapat diatasi.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki binatang peliharaan yang masuk ke rumah Anda pada waktu kapan pun, Anda tidak dapat membuat makanan untuk dijual di dalam rumah Anda. Anda perlu menyiapkan selai Anda di gedung yang terpisah. Jika tidak bisa memenuhi kebutuhan ini, keluarkan dana yang diperlukan, atau kerjakan hal-hal yang berhubungan, lalu ada baiknya untuk mengesampingkan ide ini untuk sejenak.

Putuskan apakah Anda akan menyewa konsultan ahli

Jika penyelidikan awal Anda menunjukkan bahwa ide Anda kelayakan berhasil, menyewa jasa konsultan dapat membantu untuk mengatur dan melaksanakan studi kelayakan Anda. Tergantung sifat dari proyek Anda, Anda juga perlu untuk laporan tambahan dari profesional seperti teknisi (jika, sebagai contoh, Anda ditugaskan untuk melihat apakah proyek pekerjaan umum memungkinkan).

Selidiki secara menyeluruh keperluan Anda mempekerjakan tenaga hali, dan pelajari berapa biaya yang akan dikeluarkan. Anda perlu memastikan anggaran Anda cukup untuk menutupi biaya ini, atau jika biaya terlalu tinggi pada tahap ini, Anda mungkin tidak mau atau tidak mampu meneruskan studi.

Anda mau laporan akhir Anda seobjektif mungkin, jadi buatlah jelas kepada siapa pun orang yang Anda sewa bahwa Anda menginginkan jawaban yang jujur, dan bahwa Anda tidak mempekerjakan mereka untuk memberikan kepada Anda jawaban yang Anda inginkan.

Buat tabel waktu

Melakukan studi kelayakan dapat menjadi proses yang membutuhkan keterlibatan, dan dapat dengan mudah menyita banyak waktu Anda. Jika analisa pendahuluan Anda mengindikasikan bahwa ide Anda bagus dan bahwa Anda perlu untuk menyelesaikan studi yang lebih mendetil, Anda ingin memastikan bahwa Anda dapat menyelesaikan pekerjaan secara waktu yang terjadwal.

Apakah laporan berdasarkan investor potensial Anda, bos Anda, atau dewan kota urut tanggal? Jika demikian, kerjakan mundur berdasarkan tanggal dan buat tanggal tenggat waktu kapan fase-fase individu dari studi perlu untuk diselesaikan.

Read More
admin Desember 12, 2018 0 Comments

Jasa Riset Pasar

Devisi pemasaran untuk sebuah perusahaan menjadi perhatian khusus karena dari sanalah sebuahproduk hasil perusahaan bisa di terima masyarakat. Dengan begitu orang-orang yang bergerak padabidang tersebut harus dapat memahami dan meneliti perkembangan masyarakat yang ada. Sehinggaapa yang di hasilkan perusahaan benar-benar sesuai dengan apa yang di butuhkan. Untuk melakukanpemantauan yang benar maka bisa menggunakan

Jasa riset pemasaran yang akan membantu menghitung persentase pencapaian kualitas produk di masyarakat. Ini bisa didapatkan dari kinerja yang akan diberikan Grapadi Konsultan untuk mendatangkan ahli khusus dalam pemasaran.

Riset pemasaran merupakan kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran. Riset pemasaran harus dilakukan secara sistematis, yakni mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan dari riset pemasaran, pengumpulan data, pengolahan data, hingga interpretasi dari hasil riset pemasaran yang diperoleh. Riset pemasaran dilakukan sebagai upaya memberi masukan bagi pihak manajemen. Dengan adanya riset pemasaran, pihak manajemen akan mengetahui hal apa saja yang perlu diperbaiki dan strategi pemasaran apa yang masih konkrit dilakukan untuk merebut peluang.

Banyak orang yang seringkali masih rancu dengan istilah riset pemasaran. Riset pemasaran (marketing research) seringkali masih disamakan dengan riset pasar (market research), padahal keduanya merupakan istilah yang berbeda. Riset pasar berfokus pada pasar yang telah ditentukan secara spesifik. Sementara itu, riset pemasaran memiliki arti yang lebih luas. Riset pemasaran tidak hanya terpaku pada aspek pasar atau produk, namun juga mencangkup hal-hal di luar itu. Singkatnya, riset pasar bisa disebut sebagai bagian dari riset pemasaran.

Riset pemasaran merupakan sebuah langkah penting yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk membantu menyusun perencanaan pemasaran. Program pemasaran pada tahun yang baru biasanya turut dipengaruhi oleh hasil riset pemasaran yang dilakukan perusahaan di akhir tahun. Riset pemasaran dapat diibaratkan sebagai mata dan telinga perusahaan untuk mengetahui bagaimana pandangan dan keinginan konsumen terhadap perusahaan. Riset pemasaran memiliki tiga fungsi utama bagi perusahaan, yaitu:

  1. Evaluating

Fungsi riset pemasaran yang pertama adalah evaluating. Riset pemasaran yang dilakukan untuk fungsi ini biasanya digunakan untuk mengevaluasi program-program pemasaran yang telah dilakukan sebelumnya. Fungsi evaluating dalam riset pemasaran ini juga termasuk ketika perusahaan ingin melakukan review terhadap brand positioningdibandingkan dengan produk pesaing.

1. Understanding

Fungsi riset pemasaran kedua adalah understanding. Fungsi riset pemasaran ini menekankan pada tujuan untuk memahami konsumen sebagai salah satu insight atau masukan yang sangat penting bagi perusahaan. Dengan memahami konsumen, perusahaan akan mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan konsumen. Dalam menjalankan funsi ini, riset pemasaran yang dilakukan biasanya adalah riset yang menggambarkan potret kebiasaan dan perilaku konsumen serta harapan dan keluhan mereka terhadap produk.

2. Predicting

Fungsi riset pemasaran ketiga adalah predicting. Fungsi riset pemasaran yang terakhir ini merupakan fungsi yang sebenarnya paling sulit untuk dilakukan. Dunia ini penuh dengan ketidakpastian, sehingga prediksi yang dilakukan dalam riset pemasaran sangatlah beresiko karena sifatnya yang sangat relatif. Ketika sebuah brand ingin membidik pasar baru, maka riset pemasaran selalu dijadikan bahan acuan utama. Begitupun ketika perusahaan ingin menyusun strategi pemasaran baru, riset pemasaran masih menjadi penilaian utama.

Riset pemasaran dapat diklarifikasikan ke dalam tiga kelompok berdasarkan tujuannya. Meskipun begitu, kategorisasi ini sebenarnya tidak mutlak. Riset pemasaran dapat pula dilakuakan dengan bentuk kombinasi dari ketiganya. Ketiga jenis riset pemasaran tersebut adalah:

3. Problem Solving Research

Problem solving research adalah riset pemasaran yang diadakan untuk mengidentifikasi serta memecahkan permasalahan yang sering terjadi dalam pemasaran. Riset pemasaran jenis ini berorientasi pada masa lalu, artinya masalah pemasaran yang pernah terjadi diidentifikasi dan dievaluasi kembali. Proses identifikasi dan evaluasi ini diharapkan akan mampu membantu perusahaan untuk mendapatkan solusi serta mencegah terulangnya kesalahan di masa depan.

4. Controlling Research

Controlling research adalah riset pemasaran yang diadakan untuk pengawasan atau pengendalian proses bisnis serta pemasaran yang sedang terjadi. Riset pemasaran yang dilakukan secara reguler akan mampu menjaga kinerja proses bisnis dan pemasaran. Harapannya, riset pemasaran yang dilakukan secara berkala akan mampu menghasilkanzero deffect dalam perusahaan.

5. Planning Research

Planning research adalah riset pemasaran yang diadakan untuk mendapatkan informasi sebagai panduan dalam merencanakan kegiatan pemasaran. Sebuah perencanaan bisnis atau pemasaran memerlukan informasi dari riset pemasaran untuk dapat mengukur secara tepat target serta strategi yang hendak disusun. Tanpa riset pemasaran, maka perencanaan yang disusun bisa jadi tidak tepat sasaran dan justru berpotensi merugikan perusahaan.

Read More
admin Oktober 29, 2018 0 Comments

Jasa Studi Kelayakan yang Bisa Kami Kembangkan

Bisa dibilang bahwa suatu kegiatan usaha/bisnis/proyek pasti melibatkan banyak pihak yang memiliki berbagai kepentingan yang berbeda, seperti para investor selaku pemrakarsa, bank selaku pemberi kredit, dan pemerintah yang memberikan fasilitas tata peraturan hukum dan perundang-undangan. Investor berkepentingan untuk mengetahui tingkat keuntungan dari investasi, bank berkepentingan untuk mengetahui tingkat keamanan kredit yang diberikan dan kelancaran pengembaliannya, pemerintah lebih menitik-beratkan manfaat dari investasi tersebut secara makro baik bagi perekonomian, pemerataan kesempatan kerja, dan lain-lain.

Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu di dalam memulai suatu bisnis, dimana dasar dari pertimbangan-pertimbangan tersebut dapat diperoleh melalui suatu studi terhadap berbagai aspek mengenai kelayakan suatu bisnis yang akan dijalankan, sehingga hasil daripada studi tersebut digunakan untuk memutuskan apakah sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Hal tersebut diatas adalah menunjukan bahwa dalam studi kelayakan akan melibatkan banyak tim dari berbagai ahli yang sesuai dengan bidang atau aspek masing-masing seperti ekonom, hukum, psikolog, akuntan, perekayasa teknologi dan bidang profesi lainnya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa berhasil tidaknya suatu Usaha /Bisnis/Proyek sangat tergantung dari baik tidaknya studi kelayaan usaha dilakukan. Demikian pentingnya suatu studi kelayakaan dilakukan sebelum Usaha/Bisnis/Proyek dilaksanakan. Mengapa demikian, hal ini dikarenakan suatu studi kelayakan Usaha/Bisnis/Proyek merupakan laporan penelitian tentang dapat tidaknya suatu bisnis / project dilaksanakan dengan berhasil dengan pertimbangan mendapatkan manfaat finansial (Arti sempit).

Studi Kelayakan Usaha/Bisnis/Proyek bisa didifinisikan sebagai suatu penelitian tentang berhasil tidaknya Usaha/Bisnis/Proyek investasi dilaksanakan secara menguntungkan (penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan ekses sumber daya,penghematan devisa, dan peluang usaha)

Lalu apa Saja yang dibahas di dalam sebuah studi kelayaan usaha/bisnis/proyek? Aspek Hukum/Legalitas; Aspek Sosial, Ekonomi dan Budaya; Aspek Pasar dan Pemasaran; Aspek Teknis dan Teknologi; Aspek Organisasi dan Manajemen; dan Kelayakan aspek keuangan.

Anda akan melalui tahap pra studi kelayakan. Tahap identifikasi yang merupakan tahapan dalam menentukan calon-calon usaha yang perlu dipertimbangkan untuk dilaksanakan. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan perlunya studi kelayakan antara lain adalah:

  1. Apakah usaha termasuk dalam sektor yang potensial?
    b. Apakah pasar untuk sektor tersebut tidak jenuh?
    c. Apakah usaha tidak bertentangan dengan kebijakan pemerintah?
    d. Apakah usaha secara garis besar menguntungkan?

Selanjutnya ada tahap formulasi berupa pra studi kelayakan dengan meneliti sejauh mana calon-calon usaha tersebut dapat dilaksanakan menurut aspek teknis, aspek institusional, sosial dan eksternalitas, sebagai berikut:

Aspek teknis meliputi faktor produksi yang mempengaruhi usaha dan pemasaran hasil. Ada beberapa faktor produksi antara lain:
1. Kemudahan akses terhadap lokasi usaha.
2. Ketersediaan prasarana jalan, air, tenaga listrik, BBM.
3. Ketersediaan bahan baku dan bahan penolong.
4. Ketersediaan tenaga kerja baik kualitas maupun kuantitasnya.

Sedangkan untuk pemasaran antara lain potensi penjualan produk dan keuntungan yang dihasilkan serta target pasar dan fasilitas pergudangan serta pengangkutannya. Biasanya aspek teknis tercermin dalam analisis benefit cost ratio, namun dengan analisis faktor faktor yang dijelaskan diatas sudah dapat menjadi pertimbangan apakah proyek ini harus ditolak atau studi lebih lanjut dapat dilaksanakan.

Untuk aspek institusional meliputi dua hal yaitu organisasi pemerintah dan masyarakat. Dari segi pemerintah, apakah ada kebijakan yang menghambat atau memperlancar pembangunan dan kegiatan operasional proyek, misalnya izin hak guna usaha, izin bangunan dan izin penggunaan tenaga kerja (asing, wanita anak-anak).

Sedangkan dari segi masyarakat, bagaimana reaksi masyarakat sekitar, organisasi sosial dan buruh dapat merintangi atau memperlancar pembangunan dan kegiatan operasional proyek. Aspek institusional tidak tercermin dalam harga-harga oleh karena itu tidak dapat dianalisis dalam benefit cost, namun masalah yang dijelaskan dapat menjadi pertimbangan usaha ini ditolak atau dilanjutkan studi kelayakannya. Untuk aspek sosial, di samping bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat akan suatu produk tertentu, pendirian usaha juga mempunyai tujuan-tujuan sosial seperti tercermin dari penyerapan tenaga kerja dan penyebaran pendapatan.

Aspek eksternalitas adalah hasil tidak langsung dan akibat sampingan proyek yang dapat memberikan efek positif (memberikan tambahan benefit) atau efek negatif (mengakibatkan kerugian masyarakat). Misalnya pendirian usaha pemotongan ayam di tempat pemukiman memberikan efek positif dalam penyerapan tenaga kerja dan distribusi pendapatan bagi masyarakat tetapi sekaligus memberikan efek negatif karena polusi udara, air dan timbulnya penyakit bagi masyarakat sekitarnya. Setelah mempertimbangkan aspek-aspek tersebut barulah dapat ditentukan perlu tidaknya diadakan studi kelayakan.

Hasil akhir dari pelaksanaan suatu penelitian untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu rencana usaha, harus ditempuh melalui tahapan-tahapan kegiatan yang berkesinambungan, antara lain tahapan persiapan, tahapan pengumpulan data (primer dan sekunder), tahapan pengolahan dan analisis data, dan tahapan penyusunan laporan.

 

Read More
admin Oktober 29, 2018 0 Comments

Riset Pasar dalam Menjalankan Bisnis

 

Riset Pasar atau pemasaran adalah suatu hal yang tidak kalah penting dalam sebuah perbisnisan. Hal tersebut dikarenakan dengan riset tersebutlah seorang pebisnis akan mengetahui sejauh mana ide bisnisnya mampu menjangkau kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat. Point penting lainnya ialah dengan riset pasar Anda bisa mengetahui kompetitor yang akan menjadi pesaing kompetitif yang harus dihadapi. Dan riset pemasaran tidak bisa dibilang mudah karena disini Anda bukanhanya dituntut untuk menjual produk ataupun cara mendapatkan laba yang melimpah. Tetapi, lebih dalam dari itu. Seperti mengerti kondisi khalayak, tempat, dan lainnya yang juga langsung bersentuhan dengan detail bisnis yang akan Anda jalankan.

Dari penjelasan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa riset pemasaran memiliki porsi yang juga penting dalam ranah ditail bisnis. Faktor inilah yang kemudian menjadikan riset pemasaran mampu menjadi pelengkap untuk menjadi pelindung dari sebuah bisnis. Kenapa demikian? Karena dari riset inilah Anda akan mengetahui sejauh mana produk ataupun investasi yang dilakukan akan menemukan pendapatan yang sesuai dengan inginan ataupun tidak. Ingat, sekarang yang dibicarakan adalah masalah bisnis. Jadi, rasional kalau Anda tidak mau rugi didalamnya. Bukannya demikian? Nah, dibawah ini adalah beberapa jenis riset pasar yang bisa Anda lakukan. Yaitu:

  1. Riset Pasar Primer

Yang dimaksut dari riset pasar primer ialah penelitian yang dilakukan dengan maksut mengumpulkan data ataupun informasi yang berasal dari sumbernya langsung. Riset ini sangat kredibel karena bersumber dari apa yang jelas mereka praktekan secara langsung. Apa yang terjadi saat itu juga. Caranya bagaimana?

  • Wawancara dengan subjek yang sudah Anda tuju. Galilah semua informasi yang ingin Anda ketahui.
  • Diskusi kelompok untuk mendapatkan sampel sesuai dengan populasi yang sudah Anda prediksi sebelumnya.
  • Survey dapat digunakan untuk melihat kondisi lapangan secara langsung. Andapun akan mendapatkan gambaran mengenai pesaing yang siap tempur.
  1. Riset Pasar Sekunder

Hakikatnya riset pasar sekunder dengan riset pasar primer sama saja, yang membedakan hanya cara Anda mendapatkan informasinya. Kalau riset pasar primer didapatkan secara langsung. Sedangkan riset pasar sekunder bisa Anda dapatkan dari data-data yang sudah ada ataupun data yang sudah diterbitkan. Hal ini membuka peluang untuk pebisnis dalam merancang segmentasi sasaran yang unik untuk menghadapi para pesaing.

Detail lain yang juga harus diperhatikan dalam melakukan riset pasar adalah pengumpulan data. Pengumpulan data ini dimaksutkan untuk memudahkan Anda dalam menganalisis apa-apa saja yang bisa menjadi patokan Anda dalam berbisnis. Semakin Anda menghiraukannya, berarti bersiaplah untuk memberikan banyak keuntungan kepada para pesaing yang terus memata-matai bisnis yang masih Anda gencarkan.

Pengumpulan data bisa Anda lakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Metode Kunalitatif, metode ini berisikan dengan berbagai hal yang berbau matematis. Jadi, dalam ketika Anda milih mengumpulkan data dengan metode ini, Anda harus siap dengan berbagai keterangan yang menunjukan Angka. Kenapa demikian? Karena metode ini akan memberikan keterangan mengenai penyempurnaan produk dan jasa.
  2. Metode Kualitatif, metode yang kedua ini kebalikan dari metode yang pertama yang sering digunakan untuk menyempurnakan metode kauntitatif. Otomatis, dalam metode ini nantinya akan berisi keterangan mengenai berbagai hal yang merujuk pada permasalahan bisnis yang masih Anda jalankan. Biasanya, metode ini dilakukan dengan wawancara.

 

Read More
admin Oktober 24, 2018 0 Comments

Tujuan dari Studi Kelayakan Bisnis

Tujuan dari Studi Kelayakan Bisnis

Seperti yang sudah diketahui bahwa studi kelayakan bisnis adalah sebuah penelitian yang harus dilakukan sebelum menjalankan suatu bisnis ataupun proyek. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi ancaman kerugian yang akan diterima oleh pebisnis. Studi kelayakan bisa dikatakan seperti sebuah planning ( perencanaan ) sebelum diwujudkannya sebuah acara atau pagelaran. Studi kelayakan sebagai sebuah pengetahuan tentu memiliki tujuan yang harus diketahui oleh para pengunanya. Tidak perlu berlama-lama, inilah beberapa tujuan dari studi kelayakan yang dilihat dari pendapat Kamsir dan Jakfar ( 2007 ) :

  1. Menghindari Resiko Kerugian

Anda pasti sudah tahu karena studi kelayakan adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan meneliti mengenai ide bisnis yang telah digagas. Dari hal itu bisa diketahui bahwa studi kelayakan dilakukan sebelum bisnis tersebut diwujudkan. Apapun bentuk binsisnya, ketika melalui perencanaan yang tepat tentunya imbal baliknya pada kecilnya kerugian yang akan diterima oleh owner ( pemilik ) bisnis. Itulah tujuan awal dari studi kelayakan yang selalu menjadi bahan pertimbangan untuk para pemula bisnis.

  1. Mempermudah Perencanaan

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa studi kelayakan dilakukan untuk meneliti apakah ide bisnis yang digagas pantas dijalankan, atau malah lebih baik ditunda. Nah, dari penelitian tersebut, seorang pebisnis akan diberikan banyak pilihan untuk memikirkan bisnis yang seperti apa yang sebenarnya cocok dan menguntungkan untuk dijalankan. Dari banyaknya pilihan tersebut, keuntungan lain datang yaitu adanya kemudahan pebisnis untuk merancang perencanaan untuk bisnis yang sudah sesuai dengan market dan aspek bisinis lainnya, yang otomatis akan membuat bisnis tersebut berjalan lancar untuk kedepannya.

  1. Mempermudah Pelaksanaan Pekerjaan

Tujuan berikutnya masih ada kaitannya dengan tujuan kedua yang barusan dibahas. Apa? karena Anda sudah dimudahkan dalam menyusun perencanaan, jelas Andapun akan dimudahkan dalam mengaplikasikan kinerja yang harus dilakukan untuk mencapai apa yang sudah direncanakan. Anda sebagai seorang pebisnis yang memiliki bisnis tersebut tidak asal jalan, masalah kinerjanya biar diurus karyawan. Nah, itu salah. Anda harus tahu dan mau tahu, mengenenai semua alur yang akan dijalankan.

  1. Mempermudah Pengawasan

Saat semuanya sudah sesuai dengan apa yang direncanakan, Anda pasti akan dimudahkan dalam hal pengawasan. Kemudian kenapa pengawasan perlu dilakukan? Jawabannya tidak ada yang lain, selain untuk mengaja agar smeua konsep rencana yang sudah disusun dari awal masih aman dan tidak melenceng. Apakah hal tersebut penting? TENTU, karena disitulah letak Anda mampu mengukur keberhasilan akan bisnis yang dijalankan. Posisi perencanaan sangat penting, itu kenapa posisinya harus selalu diawasi dengan baik.

  1. Mempermudah Pengendalian

Tujuan terkahir menjadi penutup yang cantik untuk mengakhiri niat baik dari studi kelayakan bisnis. Tujuan inilah yang akan mempermuah Anda untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi dilapangan. Pengendalian ini dilakukan untuk membuat kinerja yang dilakukan kembali sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dari awal. Pengedalian ini amat sangat penting karena akan berakibat langsung kepada bisnis yang masih Anda jalankan. Kalau sampai pebisnis lengah, tidak ada toleran kalau bisnis tersebut terpaksa jatuh (kolaps).Bukanya hal tersebut yang Anda hindari ?

 

Demikianlah, beberapa tujuan baik dari studi kelayakan yang wajib Anda lakukan. Tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga, karena apa yang Anda jalankan melibatkan banyak modal. Bukan hanya finansial, juga mental. Ada baiknya, mengetahui lahan pertempuran terlebih dahulu untuk kemudian bertarung didalamnya dengan para pejuang lainnya. Nah, dari sinilah semua akan bermain secara sportif.

Read More
admin Oktober 24, 2018 0 Comments

Study Kelayakan Penyelamatkan Bisnis Anda

 

Berbicara mengenai dunia bisnis dan berbagai elemen didalamnya, tentu akan membuat beberapa orang menjadi lebih bergairah untuk memulai sebuah bisnis. Dsisi lain, ada pula orang-orang yang malah ciut dengan bayangan kompetitor dan hal lain yang harus dihadapi saat akan memulai berbisnis. Bayangan akan sebuah kegagalan adalah hal yang selalu menganggu dan terkadang sukses mengugurkan niat seseorang yang akan menjalankan bisnisnya. Yah, disini saya tidak bilang juga bahwa bisnis merupakan lahan gampang yang siapapun bisa menjalaninya, karena bagaimanapun bisnis memiliki keunikan tersendiri. Lucunya, keunikan dalam dunia bisnis bisa dinilai oleh setiap orang dengan sudut pandang yang berbeda. Kenapa bisa seperti itu? salah satu jawabannya adalah pengalaman.

Seseorang yang sudah “suka” dengan bisnis tentu akan jauh lebih mendalaminya dengan sangat baik. Mereka akan berusaha menaklukannya. Hal tersebut akan jauh berbeda dari mereka yang hanya ikut-ikutan. Kenapa? Karena mereka tidak mau untuk mendalami ilmunya. Mereka tidak mau capek untuk mencari tahu apa yang sebenarnya membuat bisnis yang didirikan tidak sesuai dengan rencana awal. Mereka terlalu menganggap enteng modal dan para kompetitor bisnis yang tidak jarang sangat menakutkan. Itulah point perbedaannya. Terus bagaimana cara untuk para pebisnis pemula untuk tidak mudah goyah dengan rintangan dalam menjalankan bisnis ? Nah, masuklah pada pembahasan studi kelayakan. Apa itu studi kelayakan ?

Menurut Hasan dan Muhammad ( 2004: 4 ), studi kelayakan bisnis, yang juga sering disebut studi kelayakan proyek adalah sebuah penelitian yang menjelaskan tentang dapat tidaknya suatu proyek (bisnis yang biasanya proyek investasi) dilaksanakan dengan berhasil. Istilah proyek diartikan sebagai bentuk pendirian suatu usaha baru atau pengenalan suatu produk baru, modifikasi produk.

Intinya, studi kelayakan adalah sebuah penelitian secara mendalam mengenai ide bisnis, untuk menentukan apakah ide tersebut layak dikerjakan ataupun tidak. Sampai disini, saya yakin Anda sudah memiliki sedikit gambaran mengenai studi kelayakan yang masih dibicarakan ini. Kalau Anda berpendapat bahwa studi kelayakan sangat bermanfaat untuk berjalannya sebuah bisnis. Yah, saya sangat setuju dengan pendapat Anda tersebut, karena bisa dibilang studi kelayakan inilah yang akan menjadi menyelamat bisnis Anda sebelum terlanjur mengalami kerugian terlalu banyak. Kenapa saya bisa berani bilang seperti itu ? jawabannya karena dalam studi kelayakan inilah Anda akan mengetahui apakah rencana bisnis yang masih ada dikelapa Anda tersebut layak dikerjakan atau tidak. Jelas, kemungkinannya hanya dua. Yaitu, semisal ide tersebut layak, maka jalankanlah dengan positif thingking dan semangat. Dan sebaliknya, kalau ide bisnis tersebut tidak layak, maka jangan mencoba untuk menjalankannya.

Sebenarnya apa tujuan dari diadakannya studi kelayakan untuk sebuah bisnis ? mungkin itu adalah pertanyaan yang kemudian muncul, saat Anda sudah mengetahui apa itu studi kelayakan. Menurut Husnan dan Muhammad ( 2000 ) berpendapat bahwa tujuan dilakukannya studi kelayakan adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. Tentu sebuah studi kelayakan memperlukan biaya, tapi itu bisa dibilang relatif kecil mengingat investasi yang akan dilakukan masuk dalam hitungan besar.

Menurut Kamsir dan Jakfar ( 2007 ) studi kelayakan bisnis memiliki 5 tujuan yang kemudian menjadikan studi kelayakan dianjurkan untuk dilakukan. Nah, berikut adalah point-pointnya :

  1. Menghindari Resiko Kerugian
  2. Mempermudah Perencanaan
  3. Mempermudah Pelaksanaan Pekerjaan
  4. Mempermudah Pengawasan
  5. Mempermudah Pengendalian

 

Read More
admin Oktober 24, 2018 0 Comments

Studi Kelayakan dan Peranannya

Dunia bisnis merupakan salah satu dunia yang sangat populer dengan berbagai rintangan yang akan dihadapi oleh setiap pelakunya. Semakin hari, masyarakat lebih menyukai berbisnis dari pada menjadi karyawan tetap di sebuah perusahaan. Apalagi sekarang sudah berada di zaman globalisasi, dimana semuanya dapat dilakukan dengan sangat mudah dan praktis. Perkembangan teknologi mempengaruhi hampir setiap bidang kehidupan masyarakat. Pengaruh tersebut pula yang membuat pergerakan bidang bisnis semakin hari, semakin mencenggangkan. Bisnis bukan hanya ranah untuk orang yang memiliki modal besar, tetapi berbicara mengenai bisnis bisa melibatkan siapapun yang sudah bermodalkan mental.

Fakta tersebut didukung oleh perkembangan teknologi, terutama teknologi komunikasi yang membuat proses bisnis semakin menjadi mudah untuk dilakukan siapapun, termasuk pelajar. Butuh berapa contoh mahasiswa yang sukses luar biasa dengan bisnis onlinenya? Kalau ditanya modal, mungkin mereka tidak memiliki modal sebesar mereka yang bermodalkan jutaan bahkan ratusan juta rupiah untuk bisnisnya. Namun, untuk keuntungannya mereka bisa sebanding dengan mereka yang bermodalkan banyak. Inilah salah satu faktor terkuat kenapa sekarang pasar konvensional semakin redup, berganti dengan bisnis serba online.

Kemudahan yang tersedia itu terkadang membuat para pebisnis pemula terlena dengan indahnya rencana tanpa mengetahui elemen bisnis yang harus mereka ketahui. Mereka hanya memikirkan posting produk, mengirim produk, dan mendapatkan uang. Terkadang dengan mudahnya persepsi mereka mengenai bisnis online, membuat mereka lupa bahwa bisnis memiliki elemen yang perlu diketahui oleh setiap pelakunya. Karena itulah kunci dari keberhasilan yang ingin dicapai. Nah, salah satu dari sekian banyak elemen yang harus Anda pahami, diantaranya adalah studi kelayakan.

Apakah itu studi kelayakan? Inti dari elemen bisnis ini adalah memperkiaraan atau meramal apakah bisnis yang Anda gagas memiliki prospek yang cerah atau tidak untuk kedepannya. Secara tidak langsung studi kelayakan ini bertujuan untuk mencegah Anda rugi diproses pertama berbisnis. Kenapa bisa seperti itu? karena dari penelitian ini, Anda akan mengetahui seberapa besar respon masyarakat akan kehadiran produk yang Anda buat. Ketika respon masyarakat sedikit, tidak perlu memikir ulang. Anda harus langsung beralih menuju gagasan bisnis lainnya yang lebih bisa menguntungkan. Bagaimanapun berbicara masalah bisnis, berarti bersangkutan langsung dengan laba. Jadi, ketika Anda rugi berarti tidak ada alasan lagi untuk melanjutkan bisnis tersebut.

Studi kelayakan ini bisa dilakukan dengan melakukan analisis kecil-kecilan megenai selera khalayak. Wawancara, dan survei merupakan dua cara yang paling sering digunakan untuk mereka yang masih pemula dalam dunia bisnis. Sedangkan untuk perusahaan –perusahaan raksasa biasanya mengunakan jasa konsultan bisnis untuk melakukan studi kelayakan terhadap gagasan yang ingin mereka ciptakan. Beberapa dari pebisnis yang sudah mapan di dunia ini, biasanya menyarankan agar pemula mencari masalah terlebih dulu, sebelum memulai bisnisnya. Bukan produksi barang, tapi ketahui dahulu apa yang konsumen inginkan.

Studi kelayakan sendiri sangat penting untuk setiap aktor bisnis, mulai dari Anda sebagai wirausaha sampai pada investor. Para investor inilah yang akan memutuskan akan berinvestasi berapa untuk bisnis atau perusahaan Anda. Nah, salah satu cara yang biasa para investor lakukan adalah melihat dari segi studi kelayakan bisnis. Semakin cerah prospeknya, maka akan semakin besar peluang Anda untuk mendapat sokongan dana dari para investor, dan sebaliknya. Sedangkan untuk Anda sebagai pebisnis, dari studi kelayakan inilah Anda akan mengatahui apakah bisnis yang Anda gagas tersebut akan memberikan keuntungan sepanjang masa atau tidak.

Peranan Studi Kelayakan Bisnis

Kasmir dan Jakfar (2003) mengatakan bahwa studi kelayakan adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha yang akan dilaksanakan, untuk menentukan layak atau tidaknya gagasan tersebut dijalankan sebagai bisnis. Tujuan utama dari studi kelayakan ini tentunya yang akan berdiri bisa berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang serta untuk mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut baik dalam situasi mendukung maupun situasi yang tidak mendukung.

Dari penjelasan dari awal Anda pasti sudah menangkap benang merahnya bahwa studi kelayakan ini sangat berperan untuk semua pihak yang berkecimpung dalam bisnis. Bukan hanya wirausaha, investor, dan pemerintah. Namun, masayarakatpun ikut dalam tahapan ini. Nah, untuk lebih jelasnya dibawah ini beberapa manfaat dan peran studi kelayakan bisnis.

  • Sebagai Deskripsi Kasar Bisnis

Seperti yang sudah diterangkan di atas bahwa studi kelayakan ini melakukan penelitian terhadap layak atau tidaknya sebuah gagasan dijalankan dalam bentuk bisnis. Nah, dari penelitian tersebutlah Anda bisa mengetahui gambaran kasar dari pertama bisnis itu dibentuk sampai pada proses operasional. Menariknya, dari sinilah Anda bisa memprediksikan keuntungan yang kelak Anda dapatkan.

  • Sebagai Alat Pengukur Untung ataupun Rugi

Peranan kedua ini masih memiliki kaitan dengan peranan pertama. Dimana studi kelayakan memiliki tugas untuk mengukur seberapa jauh bisnis ini bisa dijalankan, dan seberapa besar laba atau rugi yang bisa terjadi pada perusahaan. Disisi lain, studi kelayakan memberikan solusi untuk menghindarkan para pelaku bisnis dari kerugian. Hal tersebut karena terdapat solusi untuk menghindari resiko yang kelak Anda ketahui juga dari lapangan.

  • Alat untuk Mencari Investor

Salah satu hal yang dilihat para inestor sebelum berinvestasi di sebuah perusahaan adalah melihat prospek masa depan perusahaan tersebut. Caranya dengan melihat kejelasan gagasan yang dimiliki oleh perusahaan. Gagasan inilah yang nantinya akan berkembang sebagai hasil studi kelayakan. Semakin bagus prospek yang dimiliki, berapa dana yang diminta oleh perusahaa pasti disetujui oleh investor. Kenapa? Para penanam modal tersebut juga tidak mau rugi. Jadi, ketika perusahaan atau bisnis Anda menunjukan masa depan yang cerah, jelas mereka akan berlomba menanam modal di perusahaan tersebut.

  • Sebagai Penangkal Kerugian

Seperti yang sudah dibicarakan dari awal bahwa studi kelayakan memberikan ruang yang begitu luas untuk para aktor yang terlibat dalam bisnis untuk melakukan penelitian apakah ide ataupun gagasan yang dimiliki layak dijalankan atau sebaliknya. Ketika, ide tersebuk zonk ada baiknya beralih dan mulai dengan ide baru yang ssuai dengan hasil pencarian masalah yang ada disekitar masyarakat. Perhatikan, awal studi kelayakan ini jelas menekankan bahwa tidak ada satu para aktor bisnis itu yang mau rugi, dan itu semua terselamatkan dengan studi kelayakan.

  • Menentukan Tindakan

Studi kelayakan ini pula yang akan menyediakan beberapa tindakan untuk Anda ketika gagasan itu layak untuk dijalankan. Dari hal ini menjelaskan bahwa bisnis bisa diberjalan dengan baik, selama Anda tetap konsen dengan apa yang terjadi disekitar. Inilah salah satu hal yang bisa digunakan untuk menghindar dari berbagai resiko yang akan menghadang bisnis tersebut. Jadi, Anda memiliki peluang besar untuk sukses.

Read More
admin Oktober 24, 2018 0 Comments
Selamat Datang Di Grapadi Konsultan
WhatsApp
ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanPortugueseSpanish