Etika yang Harus Diperhatikan dalam Studi Kelayakan Bisnis

Putri Larasati Maret 8, 2019 0 Comments

Etika merupakan nilai moral yang dijunjung tinggi masyarakat Indonesia dalam segala aspek, termasuk dalam melakukan usaha ada sebuah etika di dalamnya yakni etika bisnis. Etika bisnis dijadikan acuan untuk menjalankan suatu usaha dimana ia mengatur segala cara dalam menjalankan usaha atau bisnis dalam segala aspek, mulai dari yang berkaitan dengan individu, perusahaan, maupun masyarakat.

Hal tersebut juga berperan penting dalam studi kelayakan bisnis sebab etika tersebut dapat menjamin kedua belah pihak tidak merasa saling dirugikan satu sama lain. Ada beberapa etika dalam studi kelayakan bisnis yang harus Anda ketahui. Berikut akan dijelaskan seperti di bawah ini.

1, Etika Peneliti terhadap Responden

Sang peneliti bisa menjamin segala bentuk kerahasiaan si responden terkait, baik dari segi privasi pribadi maupun data yang telah diberikan. Selain itu, data yang diberikan pun tidak mengandung unsur yang dapat merugikan si responden itu sendiri.

2. Etika Peneliti Pada Client

Ada banyak pertimbangan dalam hal menjaga etika peneliti pada client sebab sang client punya hak yang sangat besar untuk hasil penelitian. Oleh sebab itu, sang peneliti sudah sewajarnya memperhatikan etika yang harus dipatuhi agar mampu menjaga hak-hak client tersebut.

3. Etika Peneliti Pada Asisten

Dalam meneliti suatu kelayakan bisnis biasanya dibentuk dalam satu team untuk melakukan studi kelayakan bisnis. Oleh sebab itu, terkadang ada asisten yang dipercaya untuk menangani beberapa kasus yang diperlukan dalam studi kelayakan yang diminta sang client. Namun, ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan oleh sang asisten. Contohnya memberikan tugas wawancara dengan topik yang cukup berat untuk ditangani sang asisten, maka ini akan menjadi tidak etis. Sebab nanti sang asisten dinilai tak kompeten dan diragukan pada saat melaksanakan tugasnya tersebut.

4. Etika Sang Client

Jika sebelumnya dibahas mengenai etika dari sudut sang peneliti semua, maka etika ini juga berlaku bagi sang client. Apalagi apabila telah keluar hasil dari studi kelayakan usaha Anda, misal memaksa untuk menggani data hasil penelitian sesuai dengan apa yang diinginkan sang client. Hal demikian akan merugikan si peneliti sebab akan membuat nama baik sang peneliti menjadi buruk dan terlihat tidak kompeten, serta dipertanyakan profesionalitasnya.

Dari beberapa point di atas, dapat disimpulkan bahwa ada etika-etika yang harus dijaga dalam studi kelayakan bisnis seperti menjaga privasi si client maupun responden, menjaga nilai kompeten si peneliti, serta jangan lupa menyusun hasil studi kelayakan tersebut dengan hasil yang terbaik dan si client memberikan hak berupa fee atas hasil studi kelayakan tersebut.

Untuk meminimalisir privasi Anda dalam pembuatan studi kelayakan dan mengingkan hasil yang kompeten pula, kami memberikan tawaran untuk berkonsultasi pada Grapadi Konsultan untuk melakukan studi kelayakan bisnis pada usaha Anda.

Grapadi akan memberikan Anda konsultan terbaik dari mentor-mentor ahli dan handal di bidangnya, serta memberikan review dan refrensi bisnis terpecaya untuk kelancaran usaha Anda tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Datang Di Grapadi Konsultan
WhatsApp
ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanPortugueseSpanish